Khasiat Dan Manfaat Dari Teh Hijau

Teh memiliki banyak manfaat dan juga khasiat untuk kesehatan tubuh, Teh merupakan minuman yang sudah dikenal dengan luas di Indonesia dan di dunia. Minuman berwarna coklat ini umumnya menjadi minuman penjamu para tamu. Di samping itu bau aromanya yang harum serta rasanya yang khas membuat minuman ini banyak sekali dikonsumsi.

Manfaat Air Kelapa Buat Tubuh Kita

Air kelapa juga mengandung banyak vitamin, antara lain, vitamin C, asam nikotinat, asam folat, asam pantotenat, biotin, serta riboflavin. Tak heran jika air kelapa juga dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan tradisional sekaligus kecantikan. Selain mineral, air kelapa juga mengandung gula (bervariasi antara 1,7-2,6 persen).

Bahaya Radiasi HP Terhadap Organ Tubuh Kita

Di seluruh dunia saat ini telah terdapat 570 juta pemakai hand-phone dan dalam jangka waktu 5 tahun lagi jumlahnya akan terus meningkat hingga mencapai 1,4 bilion. Pernahkan anda mendengar berita bahwa handphone dapat menyebabkan kanker otak? Meskipun hal di atas belum terbukti kebenarannya, tapi memang benar bahwa handphone...

Mengetahui IP Address Lawan Chatting

Barangkali buat para sobat Blogger Yang mungkin belum pernah mencoba, bagaimana cara mengetahui alamat/IP adress lawan chatting anda, saya coba untuk posting artikel ini, barang kali bermanfaat buat sobat Blogger, Banyak cara untuk mengetahi IP lawan chatting Yahoo Messenger maupun MSN. Dari yang menggunakan software,

Pasang Related Posts / Artikel Terkait DiBlog

Disini Saya mencoba untuk berbagi info sama sobat Blogger untuk mempostingkan kembali Tutorial/Cara pasang Artikel Terkait ( Related Posts ) yang saya ambil dari template, Artikel Terkait ( Related Posts ) ini adalah hasil modifikasi dari JackBook dan Sedikit Tambahan, mungkin buat para sobat Blogger yang kebetulan belum memakai Tutorial ini barangkali bermanfaat buat Anda...

BANNER ADVERTISE IMS AIR CONDITIONER
Ekakom Blog Iyang galeri informasi

Bagaimana menghitung kebutuhan AC untuk ruangan yang lebih besar atau kecil? Ada rumus sederhana yang bisa Anda manfaatkan untuk membantu dalam pekerjaan Anda.


Rumus itu: (W x H x I x L x E) / 60 = kebutuhan BTU

W = panjang ruang dalam feet (kaki)

H = tinggi ruang dalam feet (kaki)

I = isikan angka 10 jika ruang berinsulasi, berada di lantai bawah, atau berhimpit dengan ruang lain. Isikan angka 18 jika ruang di lantai atas atau tidak berinsulasi.

L = pangjan ruang dalam feet (kaki)

E = isikan angka 16 jika dinding terpanjang menghadap utara, 17 jika menghadap timur, 18 jika menghadap selatan, dan 20 jika menghadap barat.

Pakai rumus ini, dijamin, AC yang Anda pasang tidak terlalu besar atau terlalu kecil. Anda pun terhindar dari kegerahan atau kedinginan sampai menggigil.

Contoh Hitungan

1. Ruang berukuran 5mx3m atau (16 kaki x 10 kaki), tidak berinsulasi, dinding panjang menghadap ke barat. Kebutuhan BTU = (16 x 10 x 18 x 10 x 20) / 60 = 9.600 BTU.

2. Ruang berukuran 3mx3m atau (10kaki x 10kaki), ventilasi minim, berinsulasi, dinding menghadap utara. Kebutuhan BTU = (10 x 10 x 10 x 10 x 16) / 60 = 2.666,6 BTU.

Penggunaan air conditioner (AC) atau pendingin ruangan sudah menjadi hal yang
biasa dalam kehidupan sehari-hari. Tak hanya di kantor, di rumahpun
alat ini menjadi penolong utama untuk mengusir udara panas.


Satu hal yang harus diingat, janganlah hanya menjadi pengguna tapi juga
harus dapat merawat alat pendingin ruangan ini. Pendingin ruangan yang
tidak dirawat secara berkala dan saksama dapat menjadi polusi udara
bagi penghuninya sehingga menyebabkan beberapa jenis penyakit, seperti
penyakit pada saluran pernafasan. Hal ini disebabkan karena pendingin
ruangan yang kotor dapat menyimpan berbagai virus dan bakteri yang
kemudian disebarkan kembali ke seluruh ruangan sehingga masuk melalui
indera penciuman.

Hal tersebut diperkuat oleh hasil penelitian dari United State Environment
Protection Agency (US EPA) bahwa polusi dalam ruang bisa dua hingga
lima kali lebih tinggi dibandingkan polusi luar ruang dan satu dari
lima besar polusi yang beresiko mengancam kesehatan manusia.

Untuk itu, perawatan alat pendingin ruangan ini sangat diperlukan. Walaupun
pemeriksaan komponennya diserahkan pada teknisi, tak ada salahnya untuk
mengetahui komponen mana saja yang harus diberi perhatian khusus.

Pemeriksaan pada komponen saringan (filter) udara setidaknya dilakukan setiap bulan
sekali. Penyaring udara yang kotor akan menghambat proses sirkulasi
udara dan menjadi tempat yang nyaman bagi kuman, bakteri maupun jamur.
Bakteri inilah yang akan mengalir ke bagian evaporator coil kemudian
tersebar ke seluruh ruangan. Lagipula komponen pendingin ruangan Anda
kotor dapat memengaruhi kinerja sistem pendinginnya menjadi lebih
berat, tidak menghasilkan dingin secara maksimal dan boros.

Pastikan alat kondensor yang terletak di luar rumah bersih dari debu,
semak-semak atau dedaunan.
Untuk amannya, pendingin ruangan harus diberikan perawatan rutin minimal empat
bulan sekali, untuk pemeriksaan dan perawatan secara total di kerjakan oleh teknisi yang biasa anda percayakan. Dengan perawatan rutin ini tak hanya kesehatan Anda
sekeluarga yang terjamin, usia pendingin ruangan ini akan semakin
panjang dan biaya listrik pun tak akan membludak di akhir bulan.

Yang dimaksud dengan Teknologi Inverter pada pendingin ruangan (AC)
Belakangan ini mungkin kita sering mendengar mengenai teknologi inverter (inverter technology) yang ada di dalam pendingin ruangan (AC) model terbaru tapi mungkin kita masih bertanya apa sih kehebatannya ?


Seperti diketahui bahwa AC adalah salah satu "penyumbang" tagihan PLN karena itu memang kita harus lebih teliti dalam membeli AC.
Teknologi Inverter adalah teknologi yang terintegrasi di dalam unit outdoor yang ada di AC dimana dengan menggunakan teknologi Inverter, ada beberapa keuntungan yang bisa kita dapatkan:

1. Waktu yang lebih cepat untuk mencapai suhu ruangan yang kita inginkan

2. "Tarikan" pertama pada listrik 1/3 lebih rendah dibandingkan AC yang tidak menggunakan teknologi inverter.

3. Lebih hemat energi dan uang karena teknologi ini menggunakan sumber daya yang 30% lebih kecil dibandingkan AC biasa.

4. Dapat menghindari beban yang berlebihan pada saat AC dijalankan.

5. Fluktuasi temperatur hampir tidak terjadi (lihat gambar).

Masih bingung mengenai cara kerjanya?? Gampang kok. . . . .

Bila anda menggunakan AC yang tidak mempunyai teknologi inverter, pada saat anda menyalakan dan men-set suhu ruangan 25 derajat maka AC akan bekerja "sangat keras" sampai ke posisi maksimal untuk segera mencapai suhu tersebut dan setelah tercapai, otomatis AC akan berhenti bekerja dan kemudian akan bekerja lagi bila suhu ruangan mulai meningkat dan begitu seterusnya. Dalam hal ini otomatis, daya listrik yang digunakan sangat berfluktuasi sehingga dapat dikatakan suatu hal pemborosan.

Sedangkan pada AC dengan teknologi inverter, suhu ruangan yang telah di-set dapat dijaga suhunya sehingga kerja unit outdoor tidak berat dan pada akhirnya dengan fluktuasi suhu yang kecil (hampir dikatakan NOL), otomatis akan lebih menghemat listrik.

Tetapi teknologi yang canggih dan dapat menghemat tagihan PLN ini harus anda bayar sedikit lebih mahal dibandingkan dengan AC yang belum menggunakan teknologi inverter.

Semoga informasi tambahan ini dapat bermanfaat untuk anda!!

Agar AC bekerja maksimal, pemakai harus memperhatikan kondisi ruangan. Ruangan harus selalu tertutup rapat agar pendinginannya maksimal dan suhunya bisa sesuai dengan pengatur temperatur. Namun karena udara tidak sering berganti, harus diperhatikan pula masalah kualitasnya.


Udara yang kotor karena asap rokok, masakan, atau zat-zat lain, justru akan merugikan orang-orang yang berada dalam ruangan. Sementara kerja AC tetap aman-aman saja. Salah satu kelalaian pemakai yang cukup sering terjadi adalah masalah perawatan. Padahal karena selalu dinyalakan rutin dan menyerap udara sekeliling, bagian indoor kerap menjadi tempat bertumpuknya debu. Jumlah debu atau kotoran lain akan semakin bertambah jika aktivitas di ruangan itu juga semakin banyak. Apalagi jika ruangan dipakai untuk kegiatan yang berhubungan dengan uap bahan-bahan kimia, seperti di tempat rias kamar atau salon yang banyak menggunakan hair spray. Pemakai bisa merawat sendiri dengan membersihkan filter udara - terletak di bagian indoor - sesering mungkin. Mungkin bisa dijadwalkan bersamaan dengan saat membersihkan rumah pada akhir pekan, karena kita tidak tahu kapan debu akan menumpuk. Pembersihan lain yang perlu dilakukan adalah pada evaporator, yaitu jalur angin masuk. Sedangkan pembersihan kondensor di bagian outdoor bisa dijadwalkan minimal tiga bulan sekali. Karena membutuhkan alat khusus dan ketelitian, dua pekerjaan ini hanya bisa dilakukan teknisi, segera panggil layanan purna jual ditempat anda membeli AC.Evaporator yang sangat kotor bisa membuat pendingin harus bekerja ekstra keras dan mengganggu proses kerjanya. Ujung-ujungnya AC bisa boros listrik dan udara yang dihembuskan tidak dingin lagi. Kotor yang begitu parah biasanya ditandai dengan adanya tumpukan es di evaporator. Es terbentuk akibat sirkulasi udara yang tidak lancar, padahal refrigerant yang menghasilkan dingin terus bekerja. Karena minimnya beban akibat sedikitnya udara masuk, temperaturnya bisa mencapai -10oC hingga menyerap dan membekukan uap air dari udara sekitar. Produk-produk AC terbaru biasanya tersedia termostat yang antara lain mencegah pembentukan es. Perawatan yang rutin dan benar, membuat AC bisa awet hingga bertahun-tahun.
Dan satu lagi yang perlu kita ketahui kalau berbicara soal AC (air conditioner) atau diasosiasikan sebagai pendingin ruangan, orang selalu mengaitkannya dengan PK (Paard Kracht / Daya Kuda. Entah dari mana awalnya, yang jelas PK sebagai satuan AC merupakan bahasa umum yang dipakai di masyarakat kita. Nah, di sinilah salah kaprahnya.
Paard kracht(PK) atau daya kuda, sebenarnya adalah daya kompresor AC / atau kalau AC jenis split sering disebut Outdoor Unit. Satuan ini jelas membingungkan karena tidak ada ukuran atau hitungan yang tepat antara kebutuhan pendinginan ruangan dengan satuan PK. Akibatnya kebutuhan AC hanya didasarkan pada Feeling orang yang membeli atau yang menjual, contoh untuk pemakaian rumahan biasanya orang memilih yang AC dibawah 2 PK. Uniknya produsen AC juga ikutan latah, kini dipasaran tersedia AC dengan "kapasitas" 1¦2, 3¦4, 1, 2, 3, hingga 10 PK.

Lalu apa satuan yang tepat untuk AC ?? Pada saat membeli AC, kalau kita lebih teliti dan lebih jeli, sebenarnya sudah tercantum kapasitas dengan satuan yang lebih tepat, yaitu BTUH (British Thermal Unit per Hours),satuan BTUH tersebut menentukan kapasitas sebuah AC menarik / menyerap panas dalam satu jam. Karena pada dasarnya AC bekerja dengan cara menarik panas dari ruangan dan bukan mendinginkannya, jadi sebutan yang tepat untuk AC adalah Penyerap Panas, bukan Pendingin Ruangan !!!. Sampai di sini, apakah Anda malah bingung ?.

Jadi bagaimana cara memilih kapasitas AC yang tepat ? Dengan satuan BTUH, berarti pertanyaan yang paling tepat untuk menentukan kapasitas AC adalah Seberapa Panas Ruangan Anda ?? Panas ruangan ditentukan pelbagai factor, misalnya luas ruangan, luas dinding, bahan pembuat dinding, jumlah lampu, jumlah penghuni ruangan, arah kedatangan sinar matahari, dan masih banyak lagi. Susah ngitungnya ya…, namun penjual dengan mutu pelayanan yang baik biasanya dapat melayani pengukuran semacam ini. Jika jumlah kebutuhan BTU telah diketahui, barulah konsumen dapat menentukan kapasitas dan jumlah unit AC yang diperlukan serta letak pemasangannya.Penentuan kapasitas yang tepat juga diperlukan agar konsumen tidak salah membeli dan memanfaatkannya. Bisa jadi seseorang membeli di bawah kapasitas, atau malah berlebihan. Jika kapasitas kurang, ruangan bisa kurang dingin. Kalau kelebihan, pemakaian listrik malah menjadi boros. Harga antar kapasitas PK mungkin cuma beda beberapa ratus ribu rupiah, tapi kalau pemakaiannya rutin dan bertahun-tahun, bisa dihitung biaya yang harus dikeluarkan.

Pada dasarnya pemilihan jenis AC sangat tergantung pada kondisi ruangan. Jika memang memungkinkan, saat ini konsumen lebih memilih jenis split, karena bagian "ruang dalam" (diistilahkan- indoor) dan "ruang luar" (outdoor) terpisah, bahkan keduanya bisa diletakkan saling berjauhan.


Berbeda dengan jenis ac window dimana posisi indoor dan outdoor bersatu dalam dua sisi berlawanan. Sedangkan jenis ac cassette membutuhkan pemasangan lebih repot. Pemisahan indoor dan outdoor berdampak kepada suara yang dihasilkan saat pendingin bekerja. Jenis ac split relatif lebih lembut dibandingkan dengan window. Jenis semacam ini cocok ditempatkan di ruang yang membutuhkan ketenangan, seperti ruang tidur, ruang kerja, atau perpustakaan. Split kadang juga dipasang sebagai AC tambahan bila distribusi udara di sebuah ruangan tidak maksimal. Namun ada kondisi ruangan atau bangunan tertentu yang hanya memungkinkan memasang AC jenis window. Seperti ruangan pada ketinggian lebih dari sepuluh lantai seperti di rumah-rumah susun. Atau pada kondisi tidak mungkin menempatkan bagian outdoor karena sempitnya lahan yang tersedia. Dari segi keamanan, window juga relatif sulit dicuri karena bentuknya yang besar dan ukurannya tidak ringan. Dari segi merek, kini di pasaran tersedia puluhan merek AC, mulai dari yang sering beriklan di televisi sampai yang nyaris tak pernah terdengar namanya. Wajar jika konsumen akan bingung saat memilih. Soal harga juga sangat bervariasi, yaitu dimulai Rp 2 juta - Rp 10 juta tergantung kepada kapasitas dan fasilitasnya. Belakangan beberapa merek pendingin asal Cina mulai membanjiri pasar dengan harga lebih miring. Mana yang sebaiknya dipilih? Semuanya tentu kembali kepada kemampuan kantong konsumen. Jika ingin membeli yang berkualitas baik, tentu harus merogoh kocek lebih dalam. Namun pendingin yang baik tidak selalu berasal dari merek yang sudah tertancap di benak banyak orang. Yang perlu juga diperhatikan konsumen adalah fasilitas yang tersedia dari sebuah produk agar memudahkan dalam pemakaian. Pada AC jenis split maupun window, yang umum harus tersedia pengatur jarak jauh (remote control) dengan fungsi pengatur suhu, arah hembusan angin, dan pengukur waktu otomatis. Produk-produk terbaru sekarang bahkan mempunyai puluhan fitur pada pengatur jarak jauhnya dengan kapasitas pendinginan yang makin besar namun hemat listrik.
Hal lain yang tak kalah penting dalam menentukan jenis AC yang akan dibeli adalah Daya Listrik. Fasilitas lainnya yang belakangan banyak diusung oleh produsen AC dan bisa juga menjadi pertimbangan kita dalam membeli AC adalah kemampuan menyediakan penyuplai oksigen ke dalam ruangan, kemampuan menyerap partikel-partikel kecil seperti debu, asap rokok, dan bau tak sedap, kemampuan mengurangi kelembaban. Bahkan untuk semakin mempercantik penampilan, beberapa produk kini juga menawarkan pendingin yang bisa disesuaikan dengan interior rumah. AC tidak melulu berwarna putih, tapi juga dalam aneka pilihan warna seperti biru, metalik, atau kayu.

Air Conditioner (AC) adalah salah satu perabot elektronik yang membutuhkan daya besar. Oleh karena itu, harus diperhatikan penggunaannya.
Menggunakan AC sudah merupakan hal lumrah. Apalagi di daerah tropis yang cenderung berhawa panas. Di rumah maupun kantor, AC merupakan sarana andalan untuk mengusir udara panas.


Dewasa ini, orang cenderung menggunakan AC secara berlebihan. Padahal AC termasuk perabot elektronik berdaya listrik besar. Akibatnya, penggunaan listrik di rumah pun bisa membengkak karenanya.
Mulai sekarang kontrollah penggunaan AC di rumah. Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut, untuk mengontrol penggunaan daya listrik pada AC.

1. Jika ingin membeli AC, pilihlah produk AC yang hemat energi.

2.Sesuaikan kapasitas AC dengan luas dan volume ruangan. Cara menghitungnya bisa Anda lihat di bawah kolom info ini.

3.Matikan AC jika ruangan sedang tidak digunakan. Jika ruangan tidak akan dipakai dalam jangka waktu lama, cabut AC dari stop kontaknya.

4.Gunakan timer untuk membuat AC otomatis mati, ketika ruangan sudah cukup dingin.

5. Atur suhu dari AC sesuai kebutuhan. Misalnya pada suhu 23-25 derajat celcius, tidak perlu mengatur suhu ruangan pada level terendah (18° C). Selain tidak baik untuk kesehatan, suhu terlalu rendah juga membuat AC bekerja terlalu keras. Akhirnya daya listrik yang dibutuhkan juga besar.

6. Lakukan perawatan AC secara berkala dan teratur. Perawatan yang baik akan menjaga AC tetap dingin. Anda bisa menghemat 20% pemakaian listrik, dengan memberikan perawatan yang baik untuk AC di rumah Anda.

7.Jaga suhu ruangan agar tidak terlalu panas. Usahakan tidak terlalu banyak sinar matahari yang masuk. Pada dasarnya, AC bekerja dengan menyerap panas ruangan. Jika udara panas berlebih, otomatis AC bekerja lebih keras.

Daerah tropis yang panas dan terik membuat udara sejuk menjadi suatu kebutuhan primer. Bagaikan oase di tengah gurun, hal ini membuat keberadaan AC (air conditioner) menjadi suatu kebutuhan yang penting. Banyaknya jenis AC yang beredar saat ini membuat konsumen harus lebih jeli memilih sebelum menentukan AC mana yang ingin dibeli. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam memlih AC adalah sebagai berikut:


1.Karena fungsi utamanya adalah sebagai pendingin, oleh karena itu AC yang dibeli harus mampu mendinginkan ruangan secara cepat.
Cara termudah untuk mendeteksinya adalah dengan melihat evaporator pendingin yang terdapat pada bagian samping AC. Dengan ukuran evaporator pendingin yang lebih besar, maka akan lebih cepat mendinginkan ruangan secara alami dan seimbang.

2. Mengamati bagian kipasnya.
Semakin lebar kipas, maka akan semakin kencang angin yang berhembus. Selain itu, dengan kipas yang lebar, maka AC tersebut tidak akan menimbulkan suara yang berisik.
Dengan evaporator yang lebar, maka secara otomatis kipas pada blower eksternal akan lebih besar. Hal ini perlu untuk keseimbangan. Akan lebih baik lagi bila kipas tersebut bergerigi karena akan membuat turbulansi menjadi tidak berisik.

3.Mempertimbangkan fitur-fitur tambahan yang berguna bagi kesehatan. Saat ini sudah ada AC dengan fitur yang mampu membasmi kuman. Bahkan ada juga yang mampu menyaring partikel debu yang sangat halus termasuk bakteri.
Selain itu, ada pula AC yang menawarkan fitur untuk membunuh kuman serta menghilangkan bau tak sedap seperti bau asap rokok serta fitur vitamin C filter yang mengandung antioksidan untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar tubuh menjadi lebih sehat dan segar.
Selain memilih AC yang mampu menyejukkan ruangan, pilih juga yang mampu memberikan benefit bagi kesehatan.

Hemat Listrik Ketika Menggunakan Penyejuk Ruangan (AC)
Penggunaan penyejuk ruangan atau AC (Air Conditioner) di rumah tangga sudah merupakan kebutuhan ‘primer’ bagi sebagian masyarakat kita. Terutama bagi mereka yang tinggal di daerah dengan suhu udara yang lumayan panas. Selain menjamin kenyamanan, AC dapat berfungsi pula sebagai pembersih udara di rumah.


Namun, dengan kebutuhan daya listrik yang cukup besar, pengetahuan tentang AC yang tidak mencukupi justru akan menambah tagihan listrik yang lumayan tinggi di akhir bulan. Malah bisa lebih ruwet ketika kita harus bolak-balik menservice AC di rumah karena sering ngadat. Kalau sudah begini, bukan kenyamanan yang kita dapatkan, tapi justru tambah masalah.

Berikut tips sederhana yang dapat kita praktikan ketika kita hendak membeli AC, saat menggunakan AC dan merawat AC sendiri.

1. Belilah penyejuk ruangan atau AC yang dilengkapi dengan converter. Fungsi converter adalah pengatur beban listrik. Artinya pada saat suhu di ruangan sudah mencapai suhu yang kita inginkan, AC akan mengurangi sendiri secara otomatis beban pendinginan yang diberikan, dengan tetap beroperasi. AC konvensional tidak dilengkapi dengan converter. Sistem kontrolnya on-off, artinya ia akan berhenti beroperasi pada saat suhu sudah tercapai, dan beroperasi kembali saat suhu sudah naik ke titik tertentu. Ingat, AC membutuhkan daya listrik terbesar pada saat start. Jadi, bila AC kita sering on dan off maka listrik yang dibutuhkan pun akan lebih besar.

2. Pilih AC dengan kapasitas pendinginan sesuai dengan kebutuhan. Hindari memilih AC dengan kapasitas terlalu kecil atau over capacity.

3. Yakinkan bahwa ruangan yang hendak dipasangi AC sudah tertutup rapat. Cegah sedapat mungkin panas dari luar masuk ke dalam ruangan, yang dapat menambah beban kerja AC.

4. Disiplinlah untuk tidak merokok di dalam ruangan yang ber-AC. Selain mengeluarkan panas, asap rokok juga menyebabkan AC kita cepat rusak.

5. Atur setting temperatur dengan bijak. Kita tentu tidak perlu menyalakan AC dengan setting 18oC. Selain tidak baik bagi kesehatan, setting terlalu rendah (dingin) juga memaksa AC bekerja lebih berat.

6. Matikan AC bila ruangan tidak dipergunakan dalam waktu yang relatif lama.

7. Jaga selalu kebersihkan ruangan, terutama dari debu.

8. Bersihkan filter udara masuk, minimal sekali dalam seminggu.

9. Rawatlah AC secara berkala, sesuai dengan rekomendasi dari pembuat AC. AC dengan kondisi prima memerlukan daya listrik yang lebih kecil.

10. Ajak dan ajari seluruh anggota keluarga kita untuk menggunakan AC sebijak mungkin.

Bila rumah Anda menggunakan pendingin ruangan atau air conditioner (AC), jangan lupa untuk merawatnya secara rutin. Sebab AC yang tidak dirawat secara berkala dan seksama, hanya akan menimbulkan polusi udara tetapi juga menjadi tempat penyebaran penyakit, salah satunya adalah masalah pernapasan.


AC yang kotor akibat jarang dibersihkan, dapat menyimpan berbagai virus dan bakteri yang secara terus menerus menyebar ke seluruh ruangan dan masuk ke indera penciuman para penghuninya. Akibatnya, si penghuni pun akan mengalami sakit atau infeksi berulang kali.

Berikut perawatan yang sebaiknya Anda lakukan agar AC dapat bekerja optimal dan tahan lama:

1. Jangan Lupa matikan AC
Bila bepergian atau ruangan tidak digunakan, jangan lupa untuk mematika AC. Meski pengoperasiannya cukup mudah, karena sudah disediakan remote control, tapi perawatan yang satu ini kerap diabaikan.

Bila udara tidak terlalu panas, usahakan untuk mematikan sekitar satu atau dua jam dalam sehari. Bila perlu gunakan reminder atau timer yang terdapat dalam fasilitas AC. Ketika AC sudah dimatikan, buka lebar-lebar jendela dan pintu agar terjadi pertukaran udara.

2. Perawatan kebersihan AC
Periksalah komponen saringan (filter) udara pada AC, minimal sebulan sekali. Penyaring udara yang kotor akan menghambat proses sirkulasi udara dan menjadi tempat yang nyaman bagi kuman, bakteri maupun jamur.

Bakteri inilah yang akan mengalir ke bagian evaporator coil (gulungan penguap) kemudian menyebar kembali ke seluruh ruangan. Komponen AC yang kotor dapat mempengaruhi kinerja sistem pendingin menjadi lebih berat, sehingga tidak menghasilkan dingin yang maksimal dan boros.

3. Selektif dalam penggunaan
Minimalkan potensi gangguan kesehatan dengan seselektif mungkin penggunaan AC, sebab bila di ruangan yang sama terdapat anggota keluarga yang sakit, virus dan kumannya dapat terbantu penyebarannya melalui AC.

Jadi bila ada anggota keluarga yang sakit flu, misalnya, usahakan seminimal mungkin jangan menggunakan AC. Saran ini juga berlaku bila ada salah satu anggota keluarga yang merokok di dalam ruangan atau bila ruangan dan perabotannya tengah dibersihkan.

4. Periksa kondensor AC
Pastikan kondensor yang terletak di luar rumah bersih dari debu, semak belukar dan dedaunan. Bila ingin membersihkan, matikan dulu AC dan bersihkan debu yang menempel dengan menggunakan vacuum cleaner.

5. Lakukan perawatan rutin
Agar lebih aman, rawatlah AC dengan memanggil teknisi pembersih AC yang dipercaya minimal empat bulan sekali. Perawatan ini tak hanya demi kesehatan keluarga, tapi juga untuk memastikan AC menjadi lebih panjang umur dan hemat biaya bulanan listrik.

GreenCore GC-10200 Air Conditioner dengan tenaga matahari yang akan menghemat tagihan listrik di rumah anda , terutama bagi para pembaca yang setiap hari dari pagi sampai malam terus menggunakan unit AC, GreenCore GC-10200 mempunyai kapasitas 10.200 BTU cukup lumayan besar dan dapat membuat dingin ruangan dengan ukuran sekitar 5×4 meter, kira-kira harganya mahal gak ya...? Nah buat para pembaca yang ingin melihat detailnya

bisa lihat DISINI. AC GreenCore GC-10200 ini kayaknya sangat cocok digunakan didaerah tropis seperti di indonesia, dimana matahari sangat banyak bersinar kuat setiap tahunnya. Air Conditioner (AC) GreenCore GC-10200 dibuat di Amerika Serikat dengan bahan ramah lingkungan dan datang dalam DUA MODEL, Salah satunya dengan bentuk Statis, dan yang satunya lagi adalah versi mobil, selain untuk meyejukan ruangan, alat ini juga dapat digunakan sebagai pemanas ruangan (kalau panasnya sih mungkin di Indonesia kurang dibutuhkan kali ya..?).

Gangguan yang terjadi pada AC tidak lepas dari tiga hal, yaitu AC tidak dingin, mengeluarkan suara berisik atau terjadi kebocoran di perangkat indoor. Yang paling mengesalkan tentu jika AC tidak lagi mengembuskan udara dingin. Tapi suara bising yang keluar dari perangkat indoor juga cukup mengganggu kenyamanan tidur dan kebocoran air benar-benar merepotkan karena mengotori ruangan dan bisa merusak tembok.


Berikut beberapa faktor yang menimbulkan gangguan pada AC dan cara penanggulangannya:

1. AC tidak dingin. Fungsi utama AC adalah untuk mendinginkan udara. AC yang tidak dingin bisa disebabkan pengaturan suhu yang tidak benar. Pastikan angka pengaturan suhu pada remote sudah sesuai dengan kebutuhan. Setelah itu, pastikan filter atau sirip indoor AC tidak kotor karena kotoran dapat menghambat hembusan udara AC. Penyebab lainnya adalah freon AC habis atau terjadi kerusakan baik pada sistem kelistrikan AC maupun pada sistem pemipaannya seperti kebocoran kompressor, pipa, evaporator dan kondensor.

2. Suara berisik. Indoor AC yang berisik dapat terjadi karena penempatan dudukan indoor yang kurang baik, ada bagian body AC yang bergetar atau terjadi kerusakan pada bagian indoor. Berhati-hatilah saat ingin membetulkan dudukan indoor. Bila Anda tidak yakin dengan kemampuan sendiri dalam mengatasi masalah ini, segera hubungi ahli perbaikan AC.

3. Kebocoran indoor. Indoor unit kadang mengeluarkan tetesan air atau ’berkeringat’. Tapi bila sampai terjadi kebocoran, berarti ada yang kurang beres dengan AC Anda. Hal ini bisa disebabkan karena AC kotor sehingga mengganggu saluran pembuangan air. Penyebab lainnya adalah karena posisi indoor yang tidak rata atau posisi saluran pembuangan air kurang baik. Bila semuanya sudah diperiksa tapi kebocoran tetap ada, berarti terjadi kerusakan pada saluran penampungan air.

Rutin Dibersihkan
Tidak sedikit dari gangguan-gangguan AC di atas yang disebabkan oleh kotoran. Ingat, AC bekerja dengan cara menyedot dan menyaring udara luar untuk menghasilkan udara sejuk AC ke seluruh ruangan. Konsekuensinya adalah terjadi timbunan kotoran pada komponen AC yang berasal dari udara luar. Bila tidak sering dibersihkan, timbunan kotoran tadi akan menghambat sirkulasi udara dan membebani kerja kompresor dan komponen AC lainnya.

Ada dua proses pembersihan AC. Pertama, pembersihan kecil terhadap indoor unit yang bisa dilakukan setiap satu bulan sekali. Komponen indoor yang mudah kotor dan harus dibersihkan adalah filter dan penutup AC. Kedua, pembersihan besar yang mencakup komponen evaporator pada indoor unit dan pembersihan pada outdoor unit (bagian luar). Pembersihan besar ini cukup dilakukan tiga bulan sekali.

Pada Umumnya AC sudah dipersenjatai dengan Berbagai macam Technology untuk menyaring partikel debu mikrospik, sekaligus membasmi jamur, bakteri dan menghilangkan bau tak sedap, Dan juga dilengkapi Dengan Mode Good’sleep yang membantu menciptakan atmosfer sejuk, sehat dan teratur sesuai kebutuhan tubuh saat tidur.

Dengan melakukan perawatan rutin terhadap AC, Anda tidak hanya mempertahankan udara sejuk di dalam ruangan tapi juga memperpanjang umur AC.

SUBSCRIBE E-MAIL

Gratis dapatkan info terbaru langsung dari Blog ini dengan memasukan alamat e-mail Anda